OPPO F5 Meluncur di Indonesia 13 November 2017?

Sudah beberapa hari yang lalu OPPO dirumorkan akan meluncurkan smartphone terbarunya yang disebut F5, dan akhirnya secara resmi OPPO telah menyebar undangan Grand Launching untuk memperkenalkan produk terbarunya tersebut. Menurut sumber yang memberitakan undangan tersebut, acara akan berlangsung di Jakarta, tepatnya pada 13 November 2017 mendatang.

Meskipun belum banyak konfirmasi resmi dari pihak OPPO mengenai perangkat barunya namun beberapa diantaranya sudah terindentifikasi, diantaranya FHD+ bertipe full screen display dengan resolusi tinggi 2160 x 1080 pixel dan juga kehadiran A.I. Beauty Recognition Technology yang akan melengkapi kamera selfie tersebut.

Undangan Oppo F5 Indonesia

(c) OPPO

Dilansir dari Tribun Timur, Selasa (17/10/2017), OPPO F5 menjadi perangkat pertama OPPO yang mengusung layar full screen display dengan rasio layar 18 : 9.

Sementara itu dari kamera depan OPPO semakin memperkuat posisinya sebagai Selfie Expert & Leader pada industri smartphone dengan adanya teknologi A.I. Beauty Recognition. Dimana fitur ini akan menyajikan kecerdasan buatan yang dapat menganalisa dan mengenali secara detail subjek foto mulai dari jenis kelamin, usia subjek, warna dan jenis kulit dan juga melakukan perhitungan terhadap kondisi cahaya sekitar yang nantinya akan dihubungkan dengan database foto global untuk mereferensikan hasil selfie subjek. Nantinya, setelah kalkulasi dan penelurusan database dilakukan oleh kecerdasan buatan ini, akan menghasilkan foto yang jauh lebih nyata dan tampak sangat natural.

Baca Juga:

Selain itu Teknologi A.I. Beauty Recognition akan melakukan pemindaian lebih dari 200 titik pada wajah dan mengenali setiap detail keunikan dari wajah subjek seperti pada bagian hidung, lekuk pipi bahkan bentuk dagu.

oppo-f5-5

image credit: gsmarena.com

Menurut sumber, OPPO dipastikan tidak hanya mengusung satu varian F5, namun belum ada informasi berapa varian yang akan hadir di Indonesia.

No Response

Leave a reply "OPPO F5 Meluncur di Indonesia 13 November 2017?"