Smartphone Iligal (Blackmarket) Siap-Siap Tidak Bisa digunakan di Indonesia

Ada kabar buruk untuk Anda yang senang beli ponsel blackmarket atau ilegal! Kabarnya adalah Kementrian peindustrian dan Qualcom Incorporated baru saja menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk memerangi ponsel ilegal di tanah air.

handphone ilegal

Dilansir dari jagatreview.com kerjasama ini merupakan proyek dari tindak lanjut peraturan TKDN serta “Peraturan Pengendalian Import atau Export Barang yang diduga merupakan atau Berasal dari hasil Pelanggaran kekayaan intelektual”.

Indonesia adalah salah satu negara dengan pasar smartphone terbesar di dunia. Hal inilah yang memicu masuknya perangkat ilegal dan menghambat industry dalam negri dan merugikan konsumen. Untuk itu kami menggandeng Qualcomm dalam memerangi serbuan ponsel illegal ehingga dapat memberikan proteksi agi konsumen dan juga mendukung pemain dalam negeri,” ujar Airlangga Hartanto, Menteri Perindustrian Republik Indonesia.

Untuk mengatasi serbuan smartphone ilegal pemerintah melalui kemenperin akan mempelajari penerapan dari Device Indentification Registration and Blocking System (DIRBS) untuk dapat mengendalikan pasar ponsel tanah air. DIRBS mampu untuk mengindentifikasi, mendaftarkan dan mengontrol jaringan selular melalui nomor IMEI smartphone.

Kemenperin juga akan bekerjasama dengan beberapa pihak diantaranya Kominfo untuk melaksanakan program pemberantasan ponsel ilegal tersebut.

 

No Response

Leave a reply "Smartphone Iligal (Blackmarket) Siap-Siap Tidak Bisa digunakan di Indonesia"